Diberdayakan oleh Blogger.

adsense link 728px X 15px

Kamis





Edinburgh,
Ukuran agas atau nyamuk kecil tidak lebih besar dari nyamuk biasanya. Meski tidak menghisap darah namun gigitannya sangat perih. Nyalinya juga tidak kecil, sebab ternyata lebih senang menggigit pria jangkung dan wanita bertubuh gemuk.

Hubungan antara ukuran tubuh dengan ketertarikan agas (Culicoides Sp) untuk menyerang itu terungkap dalam sebuah penelitian di Aberdeen University. Tak kurang dari 300 partisipan dewasa di sekitar Loch Ness, Skotlandia dilibatkan dalam survei tersebut.

Dikutip dari Telegraph, Kamis (29/7/2010), kecenderungan agas untuk menyerang pria jangkung lebih dipengaruhi oleh pola terbangnya. Agas biasanya terbang pada ketinggian 2 meter sehingga obyek pertama yang ditemui adalah pria bertubuh jangkung.

Sedangkan pada wanita gemuk, suhu dan kelembaban pada permukaan tubuh adalah faktor utama yang menarik perhatian agas. Wanita gemuk cenderung memancarkan panas lebih banyak, sekaligus memiliki kelembaban kulit yang lebih tinggi sehingga agas senang hinggap di sana.

Kecenderungan agas untuk menggigit wanita gemuk juga dipengaruhi oleh senyawa alami yang dihasilkan oleh kulit manusia dan menarik perhatian agas. Senyawa tersebut diproduksi dalam kadar lebih banyak pada wanita gemuk dibandingkan pada wanita kurus.

"Selain itu, indeks massa tubuh juga menentukan berapa banyak gas karbon dioksida dihasilkan saat bernapas. Semakin banyak karbon dioksida di sekitar manusia, agas makin tertarik," ungkap Dr Jenny Mordue, salah satu pakar yang terlibat dalam penelitian tersebut.

Selain perih, gigitan agas pada kulit manusia sering memicu alergi yang ditandai dengan ruam di sekitar lokasi bekas gigitan. Beberapa spesies agas bahkan dapat menularkan penyakit, antara lain virus cacar yang banyak menyerang unggas.

Comments :

0 mohon bimbingan to “ ”


Poskan Komentar

mohon bimbingan